Wawasan Al-Qur'an, Wawasan Umum

Pembuatan Al-Quran Terbesar dan Terkecil Di Dunia

alquran terbesar dan terkecil

Sejak pertama kali Allah SWT wahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an telah menjadi pusat kehidupan umat Islam. Rasa cinta yang mendalam terhadap kitab suci ini mendorong umat Muslim di berbagai belahan dunia untuk mengekspresikannya melalui karya seni yang agung. Salah satu bentuk ekspresi tersebut adalah dengan menulis Alquran terbesar dan terkecil yang pernah tercatat dalam sejarah peradaban manusia.

Fenomena ini bukan sekadar ajang pamer rekor dunia. Lebih dari itu, pembuatan mushaf dengan ukuran yang tidak lazim ini merupakan bukti dedikasi, kesabaran, dan penghormatan tertinggi terhadap Kalamullah. Para seniman kaligrafi rela menghabiskan waktu bertahun-tahun demi menyelesaikan satu naskah Al-Qur’an yang istimewa.

Saat ini, kita dapat menemukan berbagai jenis mushaf Alquran dengan ukuran unik tersebut di berbagai museum dan masjid ikonik, baik di luar negeri maupun di Indonesia sendiri. Jika Anda penasaran dengan kemegahan dan ketelitian karya tersebut, berikut kami sajikan ulasan lengkap mengenai daftar Al-Qur’an terbesar dan terkecil di dunia.

Deretan Alquran Terbesar di Dunia

alquran terbesar di dunia raksasa

Al-Qur’an raksasa biasanya menjadi simbol kebanggaan sebuah komunitas Muslim atau negara. Ukurannya yang masif membuat siapa saja yang melihatnya akan berdecak kagum akan kebesaran Allah. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Al-Qur’an Al-Akbar di Palembang, Indonesia

Kita patut berbangga karena Indonesia memiliki salah satu mushaf terbesar yang sangat unik. Al-Qur’an Al-Akbar yang terletak di Palembang, Sumatera Selatan, ini tidak menggunakan kertas, melainkan lembaran kayu tembesu. Seniman kaligrafi memahat setiap ayatnya dengan detail yang luar biasa.

Karya monumental ini terdiri dari 315 papan kayu, di mana setiap papannya memiliki ukuran tinggi 177 cm dan lebar 140 cm. Total ketebalannya bahkan mencapai 9 meter jika kita tumpuk. Saat ini, lokasi penyimpanan Al-Qur’an Al-Akbar menjadi destinasi wisata religi favorit yang menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.

2. Al-Qur’an Raksasa di Kazan, Rusia

Komunitas Muslim di Rusia juga tidak mau kalah dalam mensyiarkan Islam. Mereka berhasil membuat sebuah Al-Qur’an seberat 800 kilogram (bahkan ada sumber yang menyebutkan total berat dengan bingkai mencapai ton-an). Sampul kitab suci ini sangat mewah karena terbuat dari perunggu dan batu semi mulia.

Dengan dimensi 2 meter x 1,5 meter, mushaf ini memiliki total 632 halaman. Awalnya, pengurus menempatkan mushaf ini di Masjid Qolsharif, Kazan, namun kemudian mereka memindahkannya ke Bolgary agar lebih banyak orang dapat menyaksikannya.

3. Al-Qur’an Emas di Afghanistan

Di Kabul, Afghanistan, terdapat sebuah mushaf yang pengerjaannya memakan waktu hingga 5 tahun. Seniman kaligrafi Mohammad Sabir Khedri memimpin proyek ambisius ini. Keistimewaan mushaf ini terletak pada hiasan emas yang mempercantik setiap halamannya.

Mushaf ini memiliki panjang 2,3 meter dan lebar 1,5 meter. Untuk menjaga kualitasnya, pengelola menyimpan karya agung ini di Gedung Pusat Kebudayaan Kabul. Ini membuktikan bahwa di tengah konflik sekalipun, semangat menjaga sejarah kitab suci Alquran tetap menyala.

4. Al-Qur’an Giok di Masjid Agung Al-Munada Darussalam, Jakarta

Kembali ke Indonesia, tepatnya di Jakarta, terdapat mushaf raksasa yang tersimpan di Masjid Agung Al-Munada Darussalam Baiturrohman. Keunikan Al-Qur’an ini terletak pada hiasan batu giok sebanyak 13 buah yang tertanam pada bingkai kayunya.

Ukuran dan beratnya yang fantastis membuat mushaf ini tidak bisa kita buka sembarangan. Pengunjung biasanya hanya bisa melihatnya dalam posisi terbuka pada halaman tertentu sebagai simbol keagungan.

Deretan Alquran Terkecil di Dunia

alquran terkecil di dunia mikro

Jika Al-Qur’an raksasa menonjolkan kemegahan, maka Al-Qur’an terkecil menonjolkan ketelitian dan kesabaran tingkat tinggi. Penulisnya harus memiliki keahlian mata dan tangan yang presisi.

1. Al-Qur’an Mikro di Masjid Jami Darussalam

Di Indonesia, kita bisa menemukan salah satu mushaf terkecil di Masjid Jami Darussalam. Ukurannya sangat mungil, yakni hanya sekitar 10 mm x 10 mm. Kita tidak mungkin membacanya dengan mata telanjang, sehingga membutuhkan bantuan kaca pembesar.

Berdasarkan informasi yang beredar, masyarakat memperkirakan usia mushaf ini sudah mencapai 500 tahun. Hal ini menjadikannya barang antik yang sangat bernilai sejarah bagi perkembangan Islam di Nusantara.

2. Koleksi Museum Ningxia, Cina

Museum Ningxia di Cina menyimpan salinan Al-Qur’an yang sangat ringan, hanya seberat 1,1 gram. Mushaf ini memiliki panjang 1,96 cm dan lebar 1,32 cm dengan ketebalan 0,61 cm. Sejarah mencatat bahwa mushaf ini selesai dibuat pada tahun 1892, yang menunjukkan jejak sejarah Islam yang kuat di negeri Tirai Bambu.

3. Al-Qur’an Milik Muhammad Karim Beebani

Seorang kolektor bernama Muhammad Karim Beebani memiliki mushaf mini yang dicetak di Kairo, Mesir, pada tahun 1292 Hijriah. Mushaf ini memiliki ketebalan 0,72 cm dan panjang 1,7 cm.

Keunikannya terdapat pada gaya penulisan font Maghribi yang klasik. Selain itu, penomoran halamannya menggunakan dua bahasa, yakni Arab dan Inggris, yang menandakan adanya pertukaran budaya pada masa pencetakannya.

Hikmah di Balik Ukuran yang Berbeda

Keberadaan Al-Qur’an terbesar dan terkecil ini mengajarkan kita satu hal penting: Al-Qur’an dapat menyatu dengan seni dan budaya tanpa kehilangan kesuciannya. Bagi masyarakat umum, mungkin ini terlihat sebagai benda koleksi.

Namun bagi seorang Mukmin, ini adalah syiar. Al-Qur’an raksasa mengingatkan kita betapa kecilnya manusia di hadapan Allah, sedangkan Al-Qur’an terkecil mengingatkan kita bahwa petunjuk Allah bisa meresap hingga ke relung hati yang paling sempit sekalipun.

Tentu saja, fungsi utama Al-Qur’an adalah untuk dibaca dan diamalkan, bukan sekadar dipajang. Oleh karena itu, memiliki mushaf yang nyaman dibaca di rumah jauh lebih utama. Gemarisalah menyediakan berbagai pilihan, mulai dari berbagai Alquran jumbo yang nyaman untuk lansia, hingga produsen Alquran ukuran kecil yang praktis dibawa bepergian.

Kesimpulan

Dunia mencatat sejarah peradaban Islam melalui tinta emas para senimannya. Alquran terbesar dan terkecil di dunia adalah warisan budaya yang harus kita jaga. Mereka menjadi saksi bisu betapa umat Islam sangat mencintai kitab sucinya.

Semoga ulasan ini menambah wawasan dan kecintaan Anda terhadap Al-Qur’an. Jika Anda ingin memiliki mushaf pribadi dengan kualitas cetakan terbaik dan terpercaya, jangan ragu untuk menghubungi Gema Risalah Press. Kami siap melayani kebutuhan Al-Qur’an Anda, mulai dari satuan hingga wakaf dalam jumlah besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *