Blog
Mendapatkan Pahala Membaca Alquran di Bulan Ramadhan
Setiap Muslim tentu memiliki kerinduan mendalam untuk memaksimalkan ibadah di bulan suci. Salah satu target utamanya adalah mendapatkan pahala membaca Alquran di Bulan Ramadhan yang nilainya jauh melampaui bulan-bulan biasa. Bulan Ramadhan sendiri memiliki julukan istimewa sebagai Syahrul Quran (Bulannya Al-Qur’an), karena pada bulan inilah Allah menurunkan Al-Qur’an pertama kali sebagai petunjuk bagi umat manusia. Di dalam bulan penuh berkah ini, Allah menebarkan berbagai kemuliaan dan keistimewaan. Salah satu yang paling utama adalah besarnya ganjaran bagi hamba-Nya yang menyibukkan diri dengan tilawah.
Rasulullah SAW dan para sahabat menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk berinteraksi lebih intens dengan kitab suci. Bahkan, Malaikat Jibril pun turun setiap malam di bulan Ramadhan untuk menyimak bacaan Nabi SAW. Oleh karena itu, kita sebagai umatnya sudah sepatutnya meneladani semangat tersebut. Jangan sampai bulan mulia ini berlalu begitu saja tanpa meninggalkan bekas kesalehan dalam diri kita.
Lipatan Pahala Saat Membaca Alquran di Bulan Suci

Dalam riwayat hadits yang masyhur, Rasulullah SAW menyatakan bahwa bagi siapa saja yang membaca satu huruf Al-Qur’an, maka ia berhak mendapatkan satu kebaikan. Kemudian, Allah melipatgandakan satu kebaikan ini menjadi sepuluh kebaikan. Itu adalah hitungan matematika pahala di bulan biasa. Lantas, bagaimana dengan bulan Ramadhan?
Ulama sepakat bahwa segala bentuk amal ibadah di bulan Ramadhan, termasuk membaca Al-Qur’an, memiliki nilai kelipatan yang tak terhingga (70 hingga 700 kali lipat). Bayangkan jika Anda membaca satu juz yang terdiri dari ribuan huruf, berapa juta kebaikan yang akan memenuhi catatan amal Anda? Oleh karena itu, sebaiknya kita mengisi detik demi detik di bulan yang mulia ini dengan membaca Al-Qur’an.
Jika memungkinkan, bacalah dengan tahsin dan tajwid yang baik serta mentadaburi maknanya. Selanjutnya, pahami dan amalkan isi kandungan ayat tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Anda tidak hanya mendapatkan pahala bacaan, melainkan juga keberkahan pemahaman yang akan mengubah karakter Anda menjadi lebih baik pasca Ramadhan.
Keutamaan Dahsyat Membaca Alquran di Bulan Ramadhan

Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan membawa dampak positif yang sangat besar bagi jiwa dan raga seorang mukmin. Bukan hanya sekadar tumpukan pahala, Al-Qur’an sebagai pedoman hidup juga menawarkan berbagai kehebatan spiritual, antara lain:
- Meraih Syafaat (Pertolongan) Khusus: Rasulullah SAW bersabda: “Puasa dan Al-Qur’an akan datang memberi syafaat bagi seorang hamba di hari kiamat.” (HR. Ahmad). Al-Qur’an akan membela Anda di hadapan Allah karena Anda telah rela menahan kantuk di malam hari untuk membacanya.
- Benteng dari Godaan Setan: Meskipun setan dibelenggu di bulan Ramadhan, hawa nafsu tetap ada. Tilawah Al-Qur’an menjadi perisai yang menjauhkan kita dari bisikan buruk dan menjaga hati tetap bersih.
- Ketenangan Jiwa (Sakinah): Membaca Al-Qur’an, terutama saat kondisi sedang berpuasa, mampu menurunkan tingkat stres dan membuat hati jauh lebih tenang dan damai.
- Mendapatkan Derajat Malaikat: Orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat yang mulia dan taat. Bahkan, bagi yang masih terbata-bata pun Allah tetap memberikan dua pahala atas usahanya.
- Membangun Pikiran Positif: Ayat-ayat Al-Qur’an penuh dengan hikmah, motivasi, dan kisah inspiratif para Nabi. Hal ini membantu kita membangun mindset positif dalam menjalani kehidupan.
Melihat besarnya manfaat tersebut, sungguh merugi jika seorang Muslim melewatkan hari-harinya di bulan Ramadhan tanpa membuka mushaf. Mari kita berlomba-lomba (fastabiqul khairat) dalam kebaikan ini.
Hubungan Istimewa Ramadhan dan Alquran

Mengapa pahala membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan begitu spesial? Jawabannya terletak pada sejarah alasan diturunkannya Al-Quran. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 185: “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).”
Peristiwa turunnya Al-Qur’an (Nuzulul Quran) dan adanya malam Lailatul Qadar menjadikan bulan ini sangat sakral. Membaca Al-Qur’an bertepatan dengan malam Lailatul Qadar nilainya lebih baik daripada beribadah selama seribu bulan (83 tahun). Selain itu, Al-Qur’an juga berfungsi sebagai obat (Syifa) bagi penyakit fisik dan hati. Lantunan ayat suci yang menggema di rumah Anda akan mengusir energi negatif dan mendatangkan rahmat.
Bahkan, Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk menerangi rumah dengan shalat dan bacaan Al-Qur’an. Dalam sebuah hadits, beliau menjelaskan bahwa setan tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya penghuninya membacakan surat Al-Baqarah. Ini adalah proteksi terbaik bagi keluarga Anda.
Tips Praktis Khatam Alquran di Bulan Ramadhan

Banyak umat Islam yang memiliki resolusi untuk mengkhatamkan Al-Qur’an (30 Juz) minimal satu kali selama Ramadhan. Namun, seringkali semangat itu kendor di pertengahan bulan. Agar Anda bisa konsisten mencapai target tersebut, berikut adalah strategi dan tips yang bisa Anda terapkan:
1. Luruskan Niat yang Kuat
Segala sesuatu bermula dari niat. Anda harus menanamkan motivasi yang kuat bahwa khatam Al-Qur’an adalah bentuk syukur kepada Allah. Niatkan aktivitas membaca ini semata-mata mencari ridho-Nya, bukan untuk pamer di media sosial. Dengan niat yang lurus, Allah akan meringankan langkah Anda meskipun fisik terasa lelah karena puasa.
2. Strategi “One Day One Juz” (ODOJ)
Al-Qur’an standar rata-rata memiliki 20 halaman per juz. Untuk menyelesaikan 1 juz dalam sehari, Anda bisa membaginya ke dalam 5 waktu shalat wajib.
Rumusnya: Bacalah 4 halaman (2 lembar) setiap selesai shalat fardhu.
(Subuh 4 hal + Dzuhur 4 hal + Ashar 4 hal + Maghrib 4 hal + Isya 4 hal = 20 halaman/1 Juz).
Dengan metode cicilan ini, target satu juz tidak akan terasa berat.
3. Manfaatkan Waktu Emas
Atur jadwal membaca di waktu-waktu yang produktif. Anda bisa memilih waktu menjelang berbuka (ngabuburit) yang mustajab doanya, atau waktu setelah sahur di mana otak masih segar dan suasana masih hening. Hindari menumpuk bacaan di satu waktu karena akan membuat Anda cepat bosan atau lelah.
4. Gunakan Mushaf Saku atau Digital
Mobilitas yang tinggi seringkali menjadi alasan tidak sempat tadarus. Untuk mengatasinya, Anda bisa membeli Alquran saku (ukuran A6) yang mudah Anda bawa ke kantor atau kampus. Anda bisa memanfaatkan waktu di perjalanan atau saat istirahat kerja untuk mencicil bacaan.
Jika Anda membutuhkan mushaf baru untuk menunjang semangat Ramadhan, Gema Risalah menyediakan berbagai pilihan menarik. Kami adalah percetakan Alquran terpercaya yang melayani pembelian satuan maupun grosir untuk wakaf Ramadhan. Anda bisa memesan Al-Qur’an maupun buku-buku Islam lainnya kapan saja melalui toko online kami. Mari persiapkan Ramadhan terbaik Anda mulai dari sekarang!